PEMBINAAN TEKNIS DAN ADMINISTRASI PERADILAN BAGI PIMPINAN, HAKIM DAN APARATUR PENGADILAN TINGKAT BANDING DAN TINGKAT PERTAMA PADA 4 (EMPAT) LINGKUNGAN PERADILAN SELURUH INDONESIA

Batusangkar-Humas | Jumat, 17 Desember 2021 pukul 07.30 WIB bertempat di Ruang Command Center, Pengadilan Negeri Batusangkar mengikuti kegiatan Pembinaan Teknis dan Administrasi Peradilan secara online melalui zoom meeting dengan menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh oleh Pimpinan, Hakim dan Aparatur Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama pada 4 (empat) Lingkungan Peradilan di seluruh Indonesia.

Mengawali pembinaan, Ketua Mahkamah Agung RI Bapak Prof. Dr. H.M. Syarifuddin, S.H., M.H. mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan serta selalu menjaga imunitas tubuh dengan baik, agar terhindar dari penularan wabah Covid-19.

Sebelum menyampaikan materi pembinaan, Ketua Mahkamah Agung RI juga mengajak seluruh peserta pembinaan, baik yang hadir secara langsung, maupun yang hadir secara virtual di seluruh Indonesia untuk sejenak memanjatkan doa bagi warga peradilan dan masyarakat yang terkena dampak bencana yang menimpa negeri Indonesia, yaitu erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang Jawa Timur yang mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerusakan pada fasilitas-fasilitas publik, serta rumah-rumah milik warga dan gempa dengan kekuatan 7,4 Skala Richter di Nusa Tenggara Timur yang mengakibatkan ratusan rumah mengalami rusak berat agar senantiasa diberikan keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT.

Kemudian Ketua Mahkamah Agung RI Bapak Prof. Dr. H.M. Syarifuddin, S.H., M.H. menguraikan secara garis besar materi pembinaan yang akan dijelaskan secara detail oleh Para Yang Mulia Ketua Kamar, Para Hakim Agung, Para Hakim Ad Hoc pada Mahkamah Agung, serta Para Pejabat Eselon I. yaitu:

  • Pertama, mengenai implementasi hasil Rumusan Pleno Kamar Mahkamah Agung tahun 2021.
  • Kedua, mengenai regulasi penanganan tindak pidana perpajakan.
  • Ketiga, tentang pembentukan Pengadilan Tingkat Banding pada Lingkungan Peradilan Umum, Lingkungan Peradilan Agama dan Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara.
  • Keempat, tentang pembangunan gedung pengadilan baru.
  • Kelima, tentang inovasi sistem teknologi yang dibangun Mahkamah Agung.
  • Keenam, mengenai kepekaan para hakim dalam perkara yang menarik perhatian masyarakat

Sebelum mengakhiri penyampaian materi pembinaan, Ketua Mahkamah Agung RI berpesan kepada seluruh peserta yaitu “ M e m b a n g u n  k e p e r c a y a a n  p u b l i k  i b a r a t menyalakan api di atas tungku yang basah, sulit menyala, namun mudah untuk padam. Oleh karena itu, perlu kerja keras untuk membangunnya dan kekompakan untuk menjaganya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *