SOSIALISASI PENGGUNAAN APAR DAN SIMULASI PENANGGULANGAN KEBAKARAN PADA PENGADILAN NEGERI BATUSANGKAR

Batusangkar – Humas | Dalam rangka peningkatan mutu dan pelayanan di Pengadilan Negeri Batusangkar, pada hari Jumat, 27 Mei 2022, telah diadakan Sosialisasi Penggunaan APAR dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran bertempat di halaman belakang kantor Pengadilan Negeri Batusangkar. Sosialisasi dan simulasi ini terlaksana atas kerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Datar. Sosialisasi dan simulasi ini diikuti oleh Pimpinan, Hakim, Pejabat Fungsional/Struktural, Staf, PPNPN dan Tenaga Honorer Pengadilan Negeri Batusangkar.

Acara sosialisasi dan simulasi dibuka dengan pemberian sambutan oleh Ketua Pengadilan Negeri Batusangkar Bapak Agus Windana, S.H. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembekalan materi tentang kebakaran yang disampaikan oleh Tim Damkar berpengalaman dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Datar. Beliau menjelaskan alat – alat yang digunakan saat terjadinya kebakaran, bagaimana sikap yang harus dilakukan saat terjadinya kebakaran dan bagaimana cara memadamkan api yang benar.

Dalam  paparannya, dapat disimpulkan beberapa hal yang wajib digaris bawahi, yaitu :

  • Mengidentifikasi sumber-sumber kebakaran, tanggap darurat dan penanganannya;
  • Melaksanakan pemadaman kebakaran dengan menggunakan prinsip pemadaman api;
  • Mengidentifikasi alat pemadam berdasarkan sumber kebakaran;
  • Mampu menggunakan alat-alat pemadam kebakaran khususnya Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Jenis-jenis media yang mudah terbakar diantaranya :

  • Kelas A: Kebakaran yang berasal dari bahan biasa padat yang mudah terbakar seperti kertas, kayu, plastik, karet, dll;
  • Kelas B : Kebakaran yang berasal dari bahan cair dan gas yang mudah menyala seperti minyak tanah, bensin, solar, thinner, LNG, LPG, dll;
  • Kelas C: Kebakaran yang berasal dari peralatan listrik (hubungan arus pendek) seperti generator listrik, setrika listrik, dll.

Adapun jenis APAR yang tersedia yaitu :

  • Dry Chemical
  • Water
  • Gas CO2
  • Foam
  • Gas Hallon

Selanjutnya dijelaskan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis APAR tersebut dan juga klasifikasi apinya, serta tentang bagaimana tata cara penggunaan, ciri kondisi APAR, syarat penempatan dan pemasangan APAR.

Cara penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang tepat dan benar diantaranya : 

  • Buka segel dengan cara memutar pinnya;
  • Tarik pin APAR;
  • Ambil posisi tidak melawan arah angin. Cara mengetahui arah angin, perhatikan asapnya, jangan berdiri dengan posisi menantang asap. Posisi berdiri sekitar 4-5 meter dari api;
  • Angkat APAR, arahkan moncong selang ke arah api;
  • Semprot api dengan cara menekan tuas pada alat pemadam dan dengan gerakan menyapu;
  • Mundur perlahan (jangan berbalik arah) dan pastikan api sudah padam;

Ciri kondisi APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang siap pakai yaitu :

  • Posisi masih tersegel;
  • Ada Pen Pengaman;
  • Pada label pengecekan APAR (tanggal pemeriksaan dan kondisi APAR) masih berfungsi;
  • Jarum barometer tekanan harus berada pada area hijau (kecuali APAR dengan media Karbon Dioxide yang tidak memiliki barometer penunjuk tekanan isi APAR).

Setelah penyampaian materi, tim Damkar memberikan beberapa simulasi penanggulangan kebakaran. Yang pertama yaitu simulasi akibat kebocoran di kompor gas dengan mencopot regulator kompor gas dan memadamkan api dengan kain basah. Simulasi berikutnya adalah pemadaman api yang di dalam tong dengan menggunakan karung goni basah dan APAR.

Seluruh peserta sosialisasi dan simulasi sangat antusias mencoba dan mempraktekkan materi yang telah diterima. Sosialisasi dan simulasi berjalan dengan lancar dan aman. Dengan adanya kegiatan ini, seluruh pegawai dan petugas keamanan dapat lebih memahami cara penanggulangan kebakaran dan selalu siap siaga ketika suatu saat terjadi bencana kebakaran di lingkungan kerja Pengadilan Negeri Batusangkar.

 

Kunjungi dan lihat kegiatan di Youtube 👇👇: 


 

0 Comments

No Comment.